Faktabatam.id, NASIONAL – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menggandeng Universitas McGill, Kanada, dalam sebuah langkah strategis untuk memajukan dunia pendidikan di Tanah Air. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum Saling Pengertian (MSP) yang bertujuan memperkuat kualitas, kesetaraan, serta relevansi pendidikan bagi seluruh peserta didik di Indonesia.
Momen penting ini menjadi babak baru dalam upaya kerja sama Kemendikdasmen dan Universitas McGill untuk menghadirkan transformasi nyata. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa kedua belah pihak memiliki komitmen yang kuat untuk menjajaki dan melaksanakan kolaborasi di berbagai bidang krusial.
Adapun bidang strategis yang menjadi fokus utama meliputi pengembangan kepemimpinan pendidikan, peningkatan kapasitas guru dan pengembangan profesional, penyusunan kurikulum, sistem asesmen, hingga inovasi dalam metode pembelajaran. Tidak hanya itu, kerja sama ini juga mencakup ranah penelitian, pemantauan, evaluasi, serta pertukaran pengetahuan yang intensif.
Dalam keterangannya di Jakarta, Senin, Abdul Mu’ti menyampaikan pandangannya mengenai urgensi kolaborasi internasional ini.
“Kerja sama ini merupakan langkah penting untuk memastikan pendidikan Indonesia terus berkembang mengikuti standar global, sekaligus tetap relevan dengan tantangan lokal,” ujar Abdul Mu’ti.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh Provost Universitas McGill, Christopher P. Manfredi. Ia menekankan bahwa pihak universitas sangat antusias untuk berbagi keahlian yang mereka miliki, khususnya dalam hal kepemimpinan pendidikan dan riset, demi mendukung perubahan positif di Indonesia.
Sebagai landasan hukum, MSP ini berfungsi sebagai naskah payung (umbrella agreement) bagi seluruh kegiatan kolaborasi. Untuk tahap implementasi teknis yang lebih mendetail, nantinya akan dituangkan melalui satu atau beberapa naskah pengaturan terpisah antar unit yang ditunjuk oleh kedua belah pihak.
Naskah pengaturan turunan tersebut akan merinci berbagai hal teknis, mulai dari tujuan spesifik, target keluaran (output), pembagian peran, jadwal pelaksanaan, hingga pengaturan aspek keuangan dan administratif. Hal ini dilakukan agar setiap program yang dijalankan dapat terukur dan transparan.
Melalui kerja sama Kemendikdasmen dan Universitas McGill ini, pemerintah berharap dapat mengakselerasi penguatan kompetensi para pendidik dan pemimpin sekolah. Harapan besarnya adalah terciptanya sistem pendidikan Indonesia yang lebih tangguh secara menyeluruh, sehingga mampu memberikan layanan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh anak bangsa.















